MENGGAGAS MASA DEPAN DESA
DALAM UPAYA
PENGEMBANGAN TATA KELOLA LINGKUNGAN
PROGRAM
PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
BERSAMA
BANK SAMPAH MITRA MANDIRI ( BSMM )
PROFIL COMPANY
BANK SAMPAH MITRA MANDIRI
( BSMM )
Pendahuluan
Latar Belakang
Desa Lamajang adalah Sebuah
wilayah yang dikelilingi oleh pegunungan, pepohonan yang berbaris walaupun
sudah tidak utuh lagi namun masih nampak berdiri tegar, hamparan kebun dan sawah yang hijau sangat luas sejauh mata memandang dan kami patut bersyukur pada illahi Robbi karena dianugrahi
tanah yang subur, dengan beraneka ragam hasil pertanian
dari mulai sayur mayur hingga tanaman keras, Sebagaian mata pencaharian penduduknya adalah bercocok tanam, yang produksinya terus
mengalir setiap hari ke kota-kota besar menjadi santapan lezat pelengkap menu
makanan sehari hari.
Seperti kita ketahui bersama bahwa Indonesia adalah Negara agraris , dan
sektor pertanian termasuk bagian dari pembangunan nasional, selain untuk program ketahanan pangan juga dapat meningkatkan
pendapatan petani , sekaligus akan terkait dengan upaya pemerintah membuka kesempatan lapangan pekerjaan ,
pemenuhan kebutuhan akan pupuk sebagai penyubur tanaman yang ramah lingkungan
menjadi mutlak untuk merangsang pertumbuhan terutama untuk tanaman sayuran dan
tanaman keras.
Berangkat dari kesadaran yang
mendalam akan kebutuan alam yang asri dan bersih, serta melihat betapa banyak
tumpukan sampah yang akan menyumbat aliran air dari hulu sampai
hilir sehingga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program kerja Lembaga BANK SAMPAH MITRA MANDIRI ( BSMM ), kami mencoba membuat sebuah kegiatan dalam Tabungan
Pemanpaatan Sampah bagi ibu ibu yang kesehariannya banyak berada di lingkungan rumah, hal ini mudah – mudahan dapat bermanfaat bagi mereka, baik bagi lingkungan maupun bagi pengelolanya.
Bank sampah “ MITRA MANDIRI “ dalam orientasi kerjanya hanyalah bagian
kegiatan masyarakat yang peduli akan
lingkungan yang bersih , dengan cara mengajak seluruh komponen masyarakat untuk
proaktiv menanamkan disiplin untuk tidak membuang sampah sembarangan, namun dikumpulkan dan dipilah antara sampah yang
membusuk dan sampah yang tahan lama, sampah yang mempunyai nilai jual
disetorkan ke bank sampah atau diambil oleh bank sampah sebagai bagian dari
tabungannya, yang kelak menjadi aset dirinya dan merupakan bagian pendapatan
masyarakat, sedangkan sampah yang busuk akan menyatu dengan alam dan dapat menjadi
bagian dari kesuburun tanah. atau di buat pupuk organik yang mempunyai nilai
jual, hal ini akan menjadi usaha terpadu disamping kebersihan juga
menguntungkan bagi semua pihak.
Kerjanya cukup simple namun
tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat adalah mustahil akan terwujud, sampai
saat ini cukup melegakan karena kegiatan ini sudah mendapat dukungan dari
sebagian masyarakat Desa Lamajang dan sekitarnya, antusias yang positif
dibuktikan dengan masuknya sebagai nasabah bank.
Peningkatan mutu dan sumberdaya manusia merupakan suatu hal
yang tidak bisa ditawar lagi, karena hal ini merupakan suatu modal utama agar
bangsa kita mampu bersaing dengan bangsa lain pada era globalisasi dewasa ini,
serta mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran dirinya, masyararakatnya,
bangsanya dan Negaranya untuk mencapai tujuan tersebut, kuncinya terdapat pada
tinggi dan rendahnya sumber daya manusia.
Perekonomian yang saat ini sebagian besar ditopang oleh pelaku
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM ) , yang kebanyakan tersebar dari pedesaan
hingga keperkotaan, dan bergerak diberbagai sector ekonomi dan mampu menyerap
tenaga kerja lebih tinggi dibanding pelaku usaha lainnya, maka Bank sampah akan
merupakan bagian dari usaha tersebut.
Rendahnya produktifitas KUKM antara lain disebabkan kelemahan akses
mereka, pada aspek sumber daya Manusia , Pasar, Permodalan, Teknologi, bahan
baku dan tempat usaha.
Disisi lain kita menyadari Keterbatasan karena ekses dari suatu
kebijakan yang dinilai eksploitatif, dan belum
ditempatkannya posisi Sumber
Daya Manusia ( SDM ) sebagai
suatu strategi pengembangan jangka panjang.
Upaya mendorong pelaku usaha harus dilakukan untuk menjaga
kelangsungannya, dihadapkan pada era
globalisasi pasar semakin terbuka, para
pelaku ekonomi harus menggunakan system yang sistimatis dengan menerapkan
tehnik menejemen yang modern.
perekrutan beberapa tenaga kerja, secara tidak langsung
menanggulangi kemiskinan dan memperluas kesempatan kerja menjadi satu kesatuan
yang tidak dapat dipisahkan
Berangkat dari pemikiran itu, kedepan harus dicoba untuk memanfaatkan limbah sampah dirancang untuk dapat menyuburkan tanaman yang ramah
lingkungan, dengan harga yang akan terjangkau oleh petani kecil sekalipun.
Bank Sampah Adalah
sebuah kegiatan masyarakat dengan mengumpulkan sampah Rumah tangga, yang sudah tidak terpakai tetapi masih
mempunyai nilai jual dan disimpan di Bank sebagai tabungan yang pada akhir
tahun diakumulasikan dan dibagikan pada para nasabah.
1.
Mendidik
masyarakat untuk selalu mencintai kebersihan, dan tidak membuang sampah
senbarangan
2.
Membina
masyarakat bahwa sampah yang kita buang itu mempunyai nilai untuk membantu penghasilan keluarga
3.
Mendidik
untuk belajar menabung dimulai dari sampah suatu barang yang tidak berarti,
ketika terkumpul akan mempunyai nilai yang sangat berarti untuk membantu
kebutuhan keluarga.
4.
Sebagai
gerakan Roda perekonomian Masyarakat.
Dalam jangka panjang Kegiatan ini dapat menuju kepada kegiatan usaha pupuk
organik dari sampah basah mengingat :
1. Kebutuan pupuk dari tiap daerah baik lokal
maupun regional cukup tinggi, yang ditunjang oleh sipat usaha yang tradisional (Manual) dan tanpa
menggunakan unsur kimia, namun bila dilihat
dari segi mutu dan kegunaannya sudah terbukti karena dikerjakan oleh tangan –
tangan trampil yang sudah terlatih, namun permasalahan yang akan dihadapi adalah :
a. Modal untuk pengembangan usaha
b. Teknologi baru
c. Tempat usaha
2.
Sedangkan Pemasaran akan bersifat informasi dari mulut ke mulut yang akhirnya jadi merebak.
Sesuai dengan maksud dan tujuan diatas, maka sasaran yang diharapkan
meliputi beberapa hal sebagai berikut :
1. Menciptakan
lingkungan yang bersih dari sampah.
2. Meningkatkan dan
merangsang roda perekonomian Masyarakat.
3. Menciptakan lapangan
pekerjaan dengan memberdayakan potensi yang ada, sejalan dengan program
Pemerintah mengentaskan kemiskinan serta memperluas kesempatan untuk
berkarya dan bekerja .
4. Berkembangnya usaha home industry pembuatan pupuk ramah lingkungan di Desa Lamajang Kecamatan Pangalengan hususnya dan kabupaten Bandung pada umumnya.
5. Meningkatkan kemampuan home industry untuk berkembang berdaya guna dan
berhasil guna.
6. Meningkatkan pendapatan masyarakat karena harga pupuk ramah lingkungan
harganya cukup terjangkau walaupun oleh petani kecil.
TATA CARA KERJA BANK SAMPAH
1.
SETIAP SETORAN NASABAH BANK SAMPAH AKAN DICATAT DALAM
KARTU BANK SAMPAH RANGKAP 2 :
1.
UNTUK PEGANGAN NASABAH
2.
DI SIMPAN DI SEKRETARIAT BANG SAMPAH “ MITRA MANDIRI “ UNTUK CROS CEK.
2.
TABUNGAN SAMPAH ANGGOTA YANG DIKELOLA OLEH
PENGELOLA BANK SAMPAH “ MITRA MANDIRI “
HASIL SIMPANAN TABUNGAN SAMPAH ANGGOTA YANG TERCATAT DI BANK SAMPAH SETELAH
DILAKUKAN BEBERAPA PROSES PEMILAHAN
MAKA, PENJUALAN SENILAI UANG YANG
TERCATAT DI BUKU TANBUNGAN ANGGOTA AKAN DISIMPAN SECARA LANGSUNG OLEH BANK
SAMPAH MITRA
MANDIRI .
|
BANK SAMPAH
MITRA MANDIRI
|
|
S H U
|
|
|
|
TABUNGAN SAMPAH DIBERDAYAKAN
|
|
NASABAH
|
Penutup
Kebersihan adalah sebagian dari iman demikian
Tuhan berfirman dalam kitab
suci
Al-Qur’an,
seyogyanya insan dialam ini diwajibkan memelihara kebersihan karena alam ini
akan memberi manfaat untuk kehidupan manusia, atau sebagian orang biasa menyebut Rohmatan
lil alamin.
Betapa bahagia apabila sebuah cita-cita dapat terwujud serta memberi
manfaat pada orang banyak, bantuan dari berbagi pihak sangat dibutuhkan sebagai
insan sosial yang satu sama lain saling
membutuhkan.
Do’a pun terucap pada sang khalik mudah – mudahan apa yang
dicita-citakan menjadi kenyataan dan selalu ada dalam Ridho
serta lindungan-Nya
Wassalamu’alaikum
Wr. Wb
Lamajang , 19
April 2013
MEDIA INPORMASI / BROSUR BSMM
DOKUMENTASI
KEGIATAN BANK SAMPAH
MITRA MANDIRI
Pengarahan kepada anak –anak sekolah SD tentang pentingnya memilah sampah dari rumah masing masing













